“Kalau tidak karena ke ikhlasan seorang perempuan tangguh , mungkin saya tak akan bisa berdiri dihadapan semua orang pada saat ini…,beliau telah memberi saya arti dari semua apa yang telah dikorbankan….
Beliau memberi saya kehidupan dan saya tahu tampa pernah menuntut saya untuk membayar balik….
Beliau yang setiap subuh terjaga dan memulai semua aktivitasnya untuk menunjang kehidupan kami…bekerja keras dan menyiapkan segala keperluan kami…
Beliau yang tak pernah lupa mengantarkan saya dengan senyuman disaat mau berangkat kesekolah ataupun keluar rumah…
Belaiu yang dengan arifnya mengingatkan saya kalau kesalahan hanya terjadi dan boleh terjaji sekali…tampa mau berbuat salah untuk kedua kali…
Beliau yang selalu cinta…dan dengan cintanya mengantar saya lulus dengan luar biasa seperti sekarang ini….

Semua ini buat Ibu…, yang selalu ada disetiap apa yang saya akan buat…
Buat ibu… yang tak pernah lelah memberi ketenangan dan ketegaran buat saya…
Terima kasih Bu….Saya tak ada arti apa apa tampa uluran tangan dan cinta Ibu….”

Tuhan…
Keterkejutan dan keharuan aku bertambah setelah anak ku dengan sangat arifnya merangkai kata dan mengiring aku terisak isak sepanjang ungkapan hatinya…

Aku terpana…
Sikecilku yang sekarang sudah 17 tahun ini bicara di depan ibu dan bapak yang lain… mengungkapkan perasaannya…

Anakku yang tak pernah mengenal kasih sayang papanya…

Anakku datang memberikan bunya itu buatku… dan menarikku..untuk naik keatas podium itu…

Ini… Wanita perkasa yang karenanya saya ada disini…Terima kasih Ibu….”

Ku rangkuh anaku…buah hatiku…permata hidupku…Aku sangat bangga padanya.

========================================
Pengirim : Bunda
========================================

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *