Rasa haus biasanya muncul karena ketidakseimbangan antara cairan yang dikeluarkan dan yang masuk ke dalam tubuh Anda. Sebagai contoh, ketika Anda mengeluarkan keringat cukup banyak, baik karena berolahraga ataupun karena cuaca yang panas, Anda akan merasa haus.

Ketika seseorang menderita infeksi lambung dan kemudian muntah, serta diare, sejumlah besar cairan keluar dari dalam tubuhnya. Kasus ini juga biasanya akan menimbulkan rasa haus karena tubuh butuh cairan pengganti.

Itu adalah haus yang normal dan dapat diprediksi. Tapi, ada sejumlah orang yang selalu ingin minum terus menerus. Mereka seakan merasa haus yang tak ada habis habisnya.

Memang, banyak minum itu sehat, seperti yang sering disarankan dokter. Tapi, apabila rasa haus itu cenderung berlebihan, hati hati ini bisa merupakan tanda diabetes insipidis

Secara normal, tubuh kita akan secara konstan butuh keseimbangan cairan; antara yang kita minum dengan yang kita keluarkan. Prinsipnya, cairan keluar seperti keringat, buang air kecil, sebagai kompensasinya kita akan merasa haus.

Sistem itu diatur oleh sebuah serial hormon yang mengendalikan jumlah cairan yang diekstraksi oleh ginjal. Diuretik, misalnya, meningkatkan kuantitas air yang keluar melewati ginjal. Vasopressin melakukan fungsi kebalikannya. Misalnya, Anda terjebak di Gurun Sahara yang panas, dan Anda tidak memunyai lagi cadangan air minum, vasopressin akan mengerem atau menghambat kehilangan cairan dalam tubuh lebih jauh, dan ia bertindak sebagai cadangan agar air tetap dimungkinkan berada dalam aliran darah Anda.

Dalam kondisi yang diketahui sebagai diabetes insipidis, adalah terjadinya suatu defisiensi atau kekurangan hormon vasopressin yang mengakibatkan pengeluaran sejumlah besar cairan urine, sehingga penderita seperti seorang yang tengah dalam perawatan uriterik permanen. Penderita diabetes insipidis seakan dirinya ingin mengosongkan kandung kemih.

Diabetes jenis ini sangat berbeda dengan diabetes umumnya yang disebut sebagai diabetes melitus. Pada penderita diabetes insipidis, volume besar urine keluar setiap waktu. Mungkin saja jumlah normal vasopressin ada dalam aliran darah, tapi ginjal tidak mampu merespons ini.

Berikut ini adalah pertanyaan yang mungkin bisa menolong Anda mendeteksi ketika ada rasa haus yang berlebihan, apakah itu wajar ataukah ada suatu kelainan.

Apakah ada peningkatan selera dan rasa haus, sementara Anda kehilangan berat badan? Ini mungkin diabetes melitus. Biasanya yang parah dibarengi dengan tanda munculnya melenting melenting berisi air di kulit, serta di sekitar vagina atau ujung kemaluan.

Apakah rasa haus berlebihan itu datang secara gradual? Ini salah satu tanda dari kemungkinan diabetes insipidis, yang sebabkan oleh defisiensi vasopressin, dan bagian dari otak yang memproduksi hormon ini mungkin dipengaruhi oleh tumor (biasanya tumbuh sangat lambat).

Apakah rasa haus berlebihan itu datang tiba tiba? Kejadian tiba tiba rasa haus yang berlebihan, biasanya punya beberapa jenis kasus psikologis. Ini sering terlihat pada anak yang minum di luar kebiasaan yang dibutuhkan. Hal seperti itu diduga sebagai sebuah bentuk dari perilaku obsesional.

Berapa banyak urine yang dikeluarkan? Lebih dari 5 liter per hari? Ini akan membuat dokter berpikir tentang kelainan ginjal, atau diabetes insipidis. Kurang dari itu, dugaan akan dipertahankan pada diabetes melitus, dan biasanya dilakukan tes sederhana kadar gula darah dalam urine Anda.

========================================
Pengirim : wilga
========================================

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone