Saat saat yang cemerlang bagi orang orang tidak akan datang seketika.

Kadang ada orang yang merasakan dalam hatinya bahwa mereka sudah ditakdirkan
menjadi orang gagal.
Jika kita menanamkan benih kegagalan, dapatkah kita berharap untuk memperoleh
sukses.

Kita harus menata kembali pikiran kita, menanam benih sukses, benih yang
dinamakan “tekad untuk menang”. Dan harus disadari bahwa kita punya hak sukses
sebanyak orang lain, tidak peduli betapapun berhasilnya orang lain.

Ingatlah, ada satu hal yang selalu dimiliki oleh setiap orang sukses :
“Keyakinan bahwa kita layak untuk berbahagia; bahwa kebahagiaan adalah hak
pembawaan sejak lahir, bahwa matahari terbit setiap pagi untuk memulai hari yang
penuh dengan kehidupan yang sukses”.

Sukses mempunyai arti yang berbeda bagi masing masing orang. Memang, bagi
sebagian manusia, sukses dan uang adalah hal yang sama. Bagi yang lain, sukses
adalah pernikahan yang baik dan kehidupan rumah tangga yang harmonis, Sebagian
kecil lagi sudah merasa sukses kalau berhasil mengerjakan sesuatu dengan tangan
sendiri.

Sukses adalah suatu hal yang bersifat individual. Tanyakan pada diri sendiri,
apa yang ingin dicapai, apa yang akan membuat merasa paling hidup, paling senang
dan paling bahagia. Lupakan apa yang dipikirkan orang lain. Pikirkan menurut
pertimbangan diri sendiri selama itu masih dalam hukum syariat. Karena hanya
kita sendiri yang mengetahui arti sukses bagi diri sendiri.

Ketika kita menetapkan sukses untuk diri sendiri, maka kita telah mengambil awal
untuk meraih sukses.
Kita harus bisa menjadi navigator sendiri dan kompas kita adalah pikiran
sendiri.

Satu hal yang patut kita syukuri adalah, Kebesaran Allah yang telah memberi
kelebihan pada manusia dibanding makhluk lain. Ada akal yang membuat manusia
menempati kedudukan tinggi dibanding hewan dan makhluk lainnya.

Begitu kita menyelami pikiran dan hati kita sendiri, dan tahu benar apa yang
kita inginkan, maka kita dalam perjalanan menuju sukses yang sejati. Dan ketika
kita bangun tidur di pagi hari, maka kita mempunyai tujuan. Kita dalam
perjalanan menuju hari yang sukses…

“Kepercayan kepada diri sendir adalah rahasia sukses yang pertama”. Ada orang
yang mengatakan bahwa kesuksesan adalah kemujuran, pemenang adalah mereka yang
mujur. Seakan akan keberhasilan diperoleh dengan berpangku tangan dan
keberhasilan itu datang dengan sendirinya.

Sangat aneh kemujuran datang tanpa usaha. Konsep itu begitu berbahaya. Sebab
begitu orang merasa yakin bahwa dirinya tidak mujur, kemungkinan besar dia akan
putus asa dalam hidup.

Ingatlah pepatah lama : Kalu mula mula tidak berhasil, cobalah lagi. Jika kita
merasa bahwa kita harus berhasil setiap kali, maka kita akan gagal. Sebab tidak
ada seorangpun yang sempurna.

Manusia bisa membuat kesalahan. Membuat kesalahan itu adalah hal yang manusiawi.
Seringkali kesalahan yang sesungguhnya pada diri kita adalah bahwa kita tidak
menerima kesalahan kita. Masalah adalah satu bagian besar kehidupan; dan untuk
bisa hidup secara sukses, orang harus hidup bersama masalah. Tekanan, kesalahan,
ketegangan, kekeliruan penilaian –semua ini juga merupakan bagian dari
kehidupan, nasib yang harus diderita oleh manuasi.

Ternyata mudahkan tuk mencapai kesuksesan. Ingatlah, bahwa seluruh usaha untuk
menjadi sukses adalah bangkit di atas kegagalan. Bisa saja kita meraih sukses
tanpa harus menghadapi masalah yang menghadang. Tetapi mencapai sukses dengan
mengatasi kegagalan dan bangkit di atasnya merupakan kemenangan yang jauh lebih
besar sebab dalam melakukan tindakan, kita meningkatkan citra diri sendiri dan
penghargaan terhadap diri sendiri.

Katakanlah pada diri sendiri, berulang ulang, bahwa kegagalan kita sudah lewat
dan tidak akan terulang lagi. Sejak saat sekarang, kita akan selalu sukses INSYA
ALLAH tetapi ingatlah pula, bahwa sebesar besar sukses tetaplah sukses dalam
kehidupan setelah mati. Hendaknya yang terakhir ini selalu kita jadikan
prioritas yang paling utama .

========================================
Pengirim : Zulaeha Dungga
========================================

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone