seorang pujangga kelana tidak dapat berkata kata cinta dengan mulut dan lidahnya, karena bahasa tulisan lebih agung dan abadi, seperti syair syair indah lewat puisi, terukir abadi dalam prasasti cinta. dan hingga pada suatu saatnya nanti sorang kelana kan kembali di tanah dan airnya, dan kan persembahkan sayang dan cinta pada sorang dara. dara suci putih tiada bernoda, dan kasih abadi tuk selalmanya.

========================================
Pengirim : kurnia heri susanto / kurnia
========================================

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone