Tak ada yang salah pada ketentuan Tuhan. Gempa dan Tsunami yang melanda Aceh Akhir desember 2004, telah meluluhlantahkan propinsi dengan berbagai masalah yang ada di dalamnya. Korupsi, HAM, Pemberontakan. Banyak orang bertanya, Mengapa mesti Aceh?

Tak ada yang salah pada ketentuan Tuhan. Tuhan masih sayang Aceh sehingga dia masih memberi teguran kepada rakyat Aceh dan para pemberontak yang ada di dalamnya untuk bersatu padu membangun kembali Aceh secara bersama dari awal, melupakan perbedaan yang selama ini menimbulkan perpecahan. Aceh masih memiliki sumber alam yang dibanggakan, bagaimana jika Tuhan menghancurkan sumber minyak dan gas sehingga habis luluh lantah? Apa lagi yang mesti di banggakan.

Tak ada yang salah pada ketentuan Tuhan. Gempa dan Tsunami pada akhir Desember lalu adalah gempa berskala internasional. Gempa terbesar ke 4 di dunia sejak 1900. Setelah gempa itu terjadi mata dunia tertuju kepada Aceh. orang yang tidak kenal Aceh jadi tahu Aceh. 10 50 tahun yang akan datang orang akan berkunjung ke Indonesia dan Aceh dan akan berkata “ Inilah tempat di mana pernah terjadi sumber gempa yang sangat besar tahun 2004, inilah tempat yang menjadi bukti bahwa manusia sangat kecil dihadapan Tuhan”. Sungguh penghematan dalam promosi pariwisata yang jika di dibebankan ke pemerintah sangatlah besar biayanya. Anak, cucu ataupun rakyat Aceh yang masih tersisa bisa memanfaatkannya untuk pembangunan ke depan.

Tak ada yang salah pada ketentuan Tuhan. Kelambatan penyampaian warning setelah gempa sehingga terjadi korban jiwa yang besar telah membuka mata manusia tentang pentingnya pendidikan dan IPTEK.

Tak ada yang salah pada ketentuan Tuhan….

========================================
Pengirim : syujin
========================================

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone