Mulanya, aku berfikir ini semua hanya mimpi, tapi ternyata ini menjadi kenyataan yang aku sendiri ga tahu harus berkata apa…

Malam itu sekitar bulan Februari…malam itu saya bermimpi berada disebuah kapal yang penuh dengan orang orang yang panik, menangis, dan kesakitan…ada yang memakai baju putih dan ada juga baju hitam..saat itu saya berfikir,mungkin orang yang memakai baju putih itu adalah para medis..beberapa diantaranya ada yang berpakaian pelaut..Saya diam dan juga takut ga tahu harus bagaimana. Saat itu, para medis itu menggotong sebuah mayat yang berwarna hitam,tapi walaupun mayat itu hitam tapi saya merasa mengenalnya..tangis sayapun terasa tertahan..

Saya bangun dengan tanpa perasaan apa apa. Saya pergi siap siap pergi,karena hari itu saya ada janji sama sahabat saya untuk nganterin dia belanja. Kami ketawa ketawa tanpa ada firasat apapun baik saya maupun sahabat saya itu.
Malamnya, sahabat saya telfon sambil menangis, saya kira dia bertengkar lagi sama pacarnya.. Ternyata, dia ngabarin kalau Papanya meninggal dilaut..Kebetulan papanya adalah seorang Nahkoda.

Sayapun ikut menagis tahu Oom udah pergi untuk selamanya.Walaupun saya kenal Oom sebagai sosok yang dingin,tapi dibalik itu semua saya tahu hatinya baik. malamnya saya baca doa Yaassin untuk Oom. Semoga diberi kelapangan jalan olehNya.Dan untuk sahabat saya dan keluarganya semoga diberi kekuatan.

Ternyata mimpi itu adalah isyarat, tapi kenapa saya yang mengalaminya, kenapa bukan sahabat saya?

Wallahualam.. Selamat Tinggal Oom Syamsudin..

========================================
Pengirim : Fitriyani
========================================

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone