malam pilu
berembun nasib yang celaru
masa depan
kian keliru
prosa kata beralun senada
madah ku tak seumpama kata
anak gelora mengalun ombak kudus
merembes buih gelora cinta
rindu pujangga
pada bahasa…
rinduku
pada sidia…
dan
entah kenapa
tiap kali hati ini mengalun irama kenangan
aku ingin sekali menjadi pujangga cinta
di hati mu…

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone