Sudah merupakan fenomena yang dianggap wajar memang ketika mahasiswa baru mendapat bimbingan dari para seniornya.Tapi bimbingan seperti apa?mereka kadang diakal akali oleh para seniornya untuk mengikutisebuah aturan atau acara yang disebut ospek,dan sekarang menjadi beragam namanya,entah itu pfs,pekik,mapram atau apapun,yang diadakan bertahap dari mulai universitas,fakultas sampai ke jurusan masing masing.

Mereka mendapat gojlokan yang cenderung bersifat kekerasan dan pelecehan,biasanya ini terjadi ketika mahasiswa baru masuk pada ranah fakultas dan jurusan masing masing.Pengenalan atau bimbingan dari senior ini ketika mahasiswa masuk ke ranah pengenalan jurusan.

Mereka dihadapkan pada kegiatan perpeloncoan,yang cenderung terselubung,karena biasanya diadakan diluar lingkungan kampus.Walaupun kegiatan ini sudah mengambil banyak tumbal,tapi toh kegiatan ini terus berjalan hingga sekarang.

OSPEK sebenarnya adalah warisan kolonial yang mesti harus diputus,karena kegiatannya tidak beradab,dan diluar kemanusiaan.Memang banyak universitas universitas yang telah menghapuskan kegiatannya ini,tapi banyak juga yang masih melakukannya.

Sebaiknya pengenalan kepada maba adalah pengenalan yang sifatnya mendidik bukan pengenalan ala bar bar.Semoga kita sebagai mahasiswa yang berpendidikan mau menyudahi perpeloncoan ini dan mendidik maba kita dengan cara cara yang benar.

penulis adalah mahasiswa jurusan sejarah Unpad dan aktivis LPPMD Unpad

========================================
Pengirim : fandy hutari
========================================

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone