Perubahan ancaman pada Negara merubah model dan tingkat Kejahatan .

I.Soal Negara Kita .

Syukur dalam beberapa hari terakhir ini tidak lagi rame dikoran soal travel warning atau ribut akan adanya peledakan Bomb. Informasi itu jika dikelolanya benar maka maka meningkatkan kewaspadaan tetapi jika disalah artikan atau bahkan dipolitisir maka hasilnya pasti Iklim makro Indonesia akan rusak. Perusakan image melalui media masa terhadap sebuah Negara sudah sering terjadi semoga saja tidak terjadi di Indonesia. Sekarang Pak Polisi dan para aparat keamanan lainnya makin giat berjaga jaga untuk mengantisipasi semua kemungkinan kjadian buruk. Pada tingkatan masyarakat mulai sadar bahwa ledak dan meledakan bomb ini juga bukan Cuma soal dalam negeri saja tetapi ada rekayasaan dari luar negeri dari makin disadari.

Itu semuanya kalau pikirannya sehat nyatanya tanggal 23 siang Plaza mandiri diancam Bomb . Australia dan USA maukah tanggung jawab karena issuenya sekarang jadi kejadian. Pedagang senjata tidak akan laku senjatanya jika tidak ada perang begitu juga tanpa peledakan bomb yang rutin maka seluruh peralatan antisipasi bomb tidak akan laku. Apalagi jika melihat sejarah telah terjadinya kerjasama antara yang dituduh teroris dengan Negara yang jual senjata dan mendeklarasikan perang melawan teroris. Itu kata para pengamat kritis. Sudahlah kita hari ini tidak bahas Bomb karena itu kita anggap saja rencana pihak asing yang ingin ngacau Indonesia. Dan terbukti juga Bomb di Plaza mandiri Nihil. Sorenya terjadi lagi ancaman di RS Sardjito Yogyakarta ada yang mengaku anak buah Noordin Top dan akan meledakan Bomb dirumah sakit itu. Ancaman mulai muncul. Pemerintah Australia harus bertanggung jawab karena walau rakyat sadar tetap saja ancaman itu meresahkan. Tanpa tindakan yang dimulai Pemerintah Australia maka keresahan ini tidak akan memuncak. Jika skenarionya sempurna maka pelaku yang kemungkinan orang local itu serta didanai dan didisain operasinya dari luar itu tinggal meledakannya saja karena keresahannya telah cukup sehingga dampak phycologisnya besar. Yang paling diharapkan adalah pelakunya ketangkap, bomb nya tidak jadi meledak dan terbukti punya jaringan dengan mereka itu. Tuhan selamatkanlah bangsa kami ini.

Kita harus peka terhadap pernyataan yang sangat santun dari Panglima TNI bahwa TNI sudah di Embargo dalam waktu yang lama. Dalam 2 hari telah jatuh 2 Helicopter dengan alasan cuaca yang buruk. Beberapa pendapat mengatakan bahwa ini soal adalah soal kelayakan terbang dan kesiapan suku cadang serta perawatannya. Kita harus segera berpikir dan bertindak demi kepentingan Negara dan bangsa.

Kejadian yang menggembirakan Polda bali berani mengatakan bahwa bali Bebas Teroris dalam menyambut natal dan tahun baru. Ini hal menggembirakan karena aparat disana berani mempertaruhkan reputasinya dan semoga terbukti Bali bebas Teroris selamanya. Para teroret saja lah yang boleh ke Bali maksudnya wisatawan dan seniman. Para diskusiawan tercenung ketika Polda Jawa Barat berani mengatakan bahwa Bomb yang ditemukan tidak ada Hubungannya dengan Azhary karena pelakunya pun belum ditangkap apalagi membuat pengakuan serta disidangkan ?. Mereka mengatakan terlalu cepat pertanyaannya semoga saja benar. Sebaiknya ditangkap dan biarkan saja pelakunya menyampaikan pengakuannya.

Persoalan utamanya di Indonesia sekarang ini kembali lagi yaitu: miskin, tanpa pekerjaan, tanpa harapan dan masih adanya cara piker yang berbeda karena berbagai sebab. Bohong besar jika masyarakatnya miskin kondisi masyarakatnya bisa aman walaupun meningkatnya tingkat kesejahteraan juga tidak otomatis menghapus tingkat kejahatan. Hanya model kejahatan pada masyarakat yang masih miskin dan yang lebih sejahtera berbeda jenisnya. Jenis kejahatan bermotif ekonomi pada masyarakat miskin lebih disebabkan karena tuntutan kebutuhan sedangkan pada masyarakat yang sejahtera ditentukan oleh nafsu serakah. Kedua jenis kejahatan ini sangat ditentukan nilai nilai dan kondisinya. Pada masyarakat miskin karena kondisinya dulu baru nilai nilainya sedangkan pada masyarakat sejahtera nilai nilainya yang sangat menentukan baru kondisinya. Artinya jika seseorang atau masyarakat punya keyakinan untuk hidup baik dan benar maka akan lebih tahan untuk tidak berbuat jahat tetapi jika kondisinya terjepit bisa saja berbuat jahat. Apalagi punya keterampilan ada kesempatan dan penegakan hukumnya lemah.

II.Soal keamanan.

Soal terbesar yang sekarang ada di Indonesia adalah terlalu banyaknya orang tidak punya penghasilan serta kegiatan yang produkstif didukung lagi kondisi yang serba panas karena berbagai gejolak didalam masyarakat. Sebagai gambaran di Era sebelumnya ketertiban itu datang karena adanya kesejahteraan, ketakutan, percaya dengan aturan dan pemerintah hampir selalu mampu mewujudkan kehendaknya. Saat ini situasi berubah kesejahteraan makin sulit didapatkan rakyat, ketakutan kalaupun masih ada tetapi karena adanya fakta jika rakyat takut kondisi malahan tidak lebih baik sehingga membangkitkan pembangkangan, percaya dengan aturan belum tumbuh karena faktanya aturan masih jadi barang mainan yang bisa dibeli, pemerintah selalu mampu mewujudkan kehendaknya sekarang hal ini tidak lagi untuk semua sector kehidupan karena sistim ketatanegaraan Indonesia telah berubah apalagi dengan adanya pilihan Presiden, Gub, Bup, Walikota secara langsung.

Begitu perusahaan perusahaan yang ada sekarang tidak lagi akan mampu jika berdiri sendiri karena pemerintahannya sedang mencari bentuk, masyarakatnya sedang mencari bentuk dan kondisinya juga sedang berubah dinamis sehingga pilihannya adalah Stakeholder yang ada pada perusahaan itu harus tumbuh bersama. Tidaklah mungkin sekecil apapun gangguan yang ditujukan pada sebuah sistim usaha dirancang dan langsung diimplementasikan tanpa mendekati lokasi atau di coba dahulu. Artinya ketika sebuah sistim usaha mampu melibatkan stakeholdernya didalam sebuah sistim keamanan maka mereka tidak akan mudah ditembus.

Fakta lapangan menunjukan bahwa gangguan yang ada pada beberapa perusahaan ternyata diakibatkan oleh konflik yang terjadi diantara internal perusahaannya, externalnya atau antara internal dengan extarnalnya. Community Development pernah dipercaya sebagai senjata yang paling ampuh untuk melakukan penangkalan terhadap gangguan terhadap perusahaan. Ternyata ketika gangguang itu tidak bersifat local lagi dan sering kali melibatkan pesaing perusahaan maka Community Development malahan bisa dipakai sebagai ajang pencurian logistic untuk mengadakan perlawanan terhadap perusahaan tersebut. Dalam perkembangannya muncul Community Organizing yaitu tidak lagi hanya bertitik berat kepada pembangunan tetapi juga terjadi internalisasi kesepahamanan bahwa tumbuh kembangnya usaha perusahaan merupakan kepentingan dan kebutuhan seluruh stakeholder yang ada. Pada pola ini maka masyarakat akan ikut menjadi pelindungnya perusahaan dari ancaman externalnya. Tantangan terbesarnya adalah membuat sebuah sistim ekonomi yang sustainable pada stake holdernya dan dinamis bergerak kedepan.

Kini pada akhir tahun 2004 tantangannya bertambah lagi karena ternyata konflik konflik yang terjadi sudah bukan hanya masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan perusahaan atau masyarakat dengan pemerintah saja yang mudah diselesaikan. Pemerintahpun cukup kerepotan menyelesaikan persoalan yang yang sebenarnya bukan konflik dalam skala luas. Kasus SMP 56 di DKI adalah salah satu contoh yang pada jaman dahulu hampir pasti tidak akan panjang begitu juga kasus robohnya menara listrik Sutet di Kalimantan Selatan merupakan contoh yang perlu dibahas dan diselesaikan secara seksama. Saat ini kita tidak membahas faktanya tetapi itulah kenyataannya.

Belum lagi konflik konflik yang terjadi secara luas di berbagai daerah yang sampai hari ini kondisinya antara selesai dan tidak selesai? Artinya secara tiba tiba bisa saja meledak lagi dan terjadi kekacauan lagi. Penyelesaian persoalan ini tentu saja tidak diselesaikan dengan aparat kepolisian dan pertahanana Negara saja karena faktanya walaupun telah melibatkan berbagai institusi Negara termasuk masyarakat sampai saat ini belum ada resep jitu untuk mengatasi konflik tersebut. Penyelesaiannya harus melalui berbagai tahapan dan butuh operasi yang besar.

Menyelesaikan konflik konflik yang ada sudah merupakan keharusan dan akan sangat menggangu jika tidak diselesaikan tetapi memaksakan penyelesaian bukan saja tidak akan menyelesaikan bahkan bisa membuka atau memperluas konflik yang ada.

Oleh karenanya negarapun ketika akan melakukan proses pemberdayan masyarakatnya perlu melakukan proses yang mendahuluinya sehingga program yang diterapkannya tetap sasaran. Hal ini termasuk pemberian bantuan kepada daerah daerah dan masyarakat dimanapun.beradanya. akibat kesalahan pemberian bantuan atau perhatian bukan saja bisa bikin orang jadi malas, cemburu tetapi juga dapat menimbulkan perkawanan dari kelompok lainnya.

Ketika masyarakat belum cukup pintar dan tukar informasi belum cukup lancer diantara masyarakat maka trik, tipuan atau kekerasan dapat menghambat orang untuk mengetahui rencana Pemerintah, Perusahaan dan kita tetapi sekarang kalaupun bisa hal itu tidak lagi bisa seperti dulu lagi karena pada akhirnya rencana busuk dan jahatnya akan ketahuan dan pada saat itulah perlawanan akan membahana sehingga siapapun tidak akan kuat melawannya. Sebagian orang beriman mengatakannya itulah karma tetapi secara ilmiah dan berdasarkan pengalaman sebenarnya itu fakta ketika saluran terhambat dan kekuatan daya dobraknya maksimal maka tanggul akan jebol. Contoh dalam Pemerintahan adalah Pak Harto dan Marcos, contoh dalam politik adalah Pak Akbar Tanjung, contoh dalam perusahaan lebih banyak lagi.

Sayangnya tidak ada satupun orang sadar akan kejadian jatuh atau hancur seperti ini sebelumnya semuanya rata rata berpikir sedang maju majunya. Kembali kedalam penyelamatan Usaha dengan konsep Tripel C ini, substansinya adalah melakukan analisa mendalam mengenai manfaat perusahaan ini terhadap seluruh stake holdernya kemudian tergambar analisa sosialnya serta para aktornmya dan sebagainya.

Kekisruhan politik dan kehidupan di indonesia jelas tidak mudah diturunkan begitu saja apalagi tanpa keterlibatan masyarakat dan para pengusaha juga para intelektual, wartawan dsb. Penting juga para seniman, artis dan para professional lainnya.

Oleh karenanya marilah kita merenung sejenak untuk menjawab:

1. Sudah kah sekeliling rumah kita makannya cukup dan sehat?
2. Bagaimana para temen dan para pekerja lainnya menghadapi mahalnya bahan bahan pokok ?
3. Bagaimana para tukang ojek itu mengelola rumah tangganya? Apakah punya rencana nyekolahin anaknya juga sampai kuliah atau kekejuruan saja?
4. Apakah disekeliling rumah kita ada yang menderita terus karena kemiskinan? Apa yang bisa minimum bikin ia tidak terlalu menderita?
5. Apakah disekeliling perusahaan tempat kita masyarakatnya cukup makan dan punya harapan?
6. Bagaimana pandangan masyarakat sekeliling terhadap perusahaan kita?
7. Apakah karyawannya hobbinya mengeluh kepada sesamanya begitu kepada keluarganya atau berjiwa patriotis?
8. Apakah dalam pikiran karyawan bahwa perusahaan telah benar benar berusaha meningkatkan taraf hidupnya hanya kemampuannya saat inilah yang masih jadi kendalanya?
9. Apakah karyawan dan penduduk sekitar akan menyelamatkan perusahaan jika ada masalah dari luar yang tiba tiba datang?
10. TNI sudah keluar dari politik dan sebanyak 54 SSK kembali secara manunggal membangun desa, masa para politisi dan professional cuman kekafe dan kekota kota saja, lihatlah didesa kaya apa kehidupannya?
11. Udah berapa kali naik haji dan Umrah? Alhamdulilah 10 kali ,mulai sekarang sekolahin deh sampai bisa cari makan apa itu family atau tetangga ?
12. Udah berapa kali keluar negeri? Aduh mungkin setahun 8 kali , mulai tahun depan jika keluar negeri lagi tolong cariin pasar buat kerajinan tangan, lukisan, baju jadi dsb termasuk peluang lainnya buat saudara kita biar hasil produksinya bisa laku dan bermanfaat.
13. Udah berapa lama diluar negeri ? udah 25 tahun . Aduh kenapa tidak bukain lapangan pekerjaan buat saudara saudara lainnya dan tidak bukain jalan untuk terekportnya produk Indonesia. Mulai sekarang bukain dong. Nanti kalau yang ditolong tidak baik baik bagaimana? Anda kan bisa juga lakukan seleksi dan hidup berserah diri ajalah setelah berbuat baik secara maksimal. Tuhan akan melindungi anda.
14. Apakah karena anda tinggal diluar negeri maka banyak yang bilang kepada anda bahwa bangsa Indonesia teroris ?. Sampaikan itumah Cuma segelintir orang dan jika dibesarkan maka akan membesar. Alasannya jika makin sering terjadinya ledakan maka peralatan dan persenjataan akan makin laku akibatnya dana untuk promosi senjata agar terjual diindonesia bisa makin dialirkan ujungnya peledakan akan makin banyak.
15. bagaimana dinegara anda kok kuruptornya banyak tapi belum ditangkapi? Marilah kita tolong rakyatnya dengan membeli hasil produksinya atau malahan memcarikan beasiswa atas dasar keunggulan intelektualnya.

Semua pertanyaan ini hanya dalam rangka menegakan konsep triple C dor. Hubungan baik saja memang tidak akan mampu menjamin keamanan dan keutuhan perusahaan karena pada dasarnya ada juga orang yang berpikirnya dari segi negatifnya saja. Hanya menggunakan kekerasan baik itu tindakan ,ucapan ataupun aturan saja juga tidak akan mampu meredam perlawanan seterusnya karena situasi yang ada selalu dinamis maka disinilah letak seninya menggunakan konsep Triple C dor itu.

Negara dan pemerintahan dan perusahaan yang paling profesionalpun tidak akan mampu memaksakan kekerasan secara single tetapi tanpa ketegasan semuanya akan hancur berantakan. Indonesia saat ini sedang mengalami panca roba yang luar biasa dan sangat dinamis maka yang dibutuhkan adalah pikiran keras dan tegas agar pribadi, keluarga dan masyarakat bergerak maju dan berbuat produktif. Dalam pelaksanaannya semua pihak harus tetap berpegang teguh kepada tujuan tetapi dalam mencapai tujuannya harus, lincah,cerdas,berseni,cermatdan bijaksana sekaligus tegas. Susah kan. Itu faktanya.

Kecelakaannya setiap perusahaan sekarang sedang focus kepada peningkatan kualitas produk, cost reduction, pelebaran pasar, menanggulangi sisa hutang hutang lama dll. Hanya tidak ada yang juga focus kepada pengamanan perusahaannya dalam jangka panjang. Baik dari ancaman local, regional apalagi global. Kemudian ancaman itu hanya lebih focus kepada pencurian, pembobolan, manipulasi dan tekananan msyarakat. Belum terhadap tekanan buruh secara nasional, tekanan melalui perpajakan, penciptaan konflik dilingkungan dsb.

Oleh karenanya tidak ada pilihan lainnya para perusahaan harus menangani persoalan ancaman terhadap perusahaannya tidak lagi hanya dengan serius tetapi harus juga melibatkan para ahli dan orang orang yang punya reputasi baik. Persoalan perusahaan adalah rumit dan penuh kerahasiaan sehingga patner yang diajak harus terpercaya.

Anda perlu melihat sejarah pribadi para pengaman perusahaan itu secara seksama dan mempertimbangnya dalam waktu yang cukup. Investasinya dalam jangka pendek mungkin kelihatan mahal tetapi dalam jangka panjang pasti bermanfaat.

Ketika kejahatan merajalela maka jika orang baik tidak bersatu padu membrantasnya mereka akan mati satu persatu dan itu adalah pengorbanan yang sia sia.

Amankan pribadi, perusahaan dan Negara anda dengan cara anda berperilaku tepat dan perusahaan yang anda pimpin mempersiapkan pengamanannya untuk jangka panjang dengan memperbaiki pengamanannya sekarang dan merumuskan konsep pengamanannya.

Kalbar 24 Des 2004
Agus Muldya
Indonesia Crime prevention Council.

========================================
Pengirim : adi
========================================

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone