Yang melakukan pengeboman adalah “binatang” berkepala manusia. Mereka bukan “binatang” juga bukan manusia. Terlalu mulia jika dibilang binatang. Derajat mereka lebih rendah dari seekor binatang. Tapi rupa mereka seperti manusia. Tepatnya Manusia berhati “binatang”.
Mengapa diberi tanda petik? Karena mereka bukan binatang. Beda…., Binatang dengan “Binatang”. Binatang punya hati sedangkan “Binatang” tidak punya hati.
Mereka adalah sekelompok “binatang” yang sedang kelaparan, mereka sedang mencari makanan. Awas, berhati hatilah… makanan mereka adalah manusia yang tidak berdosa.
Mereka juga tidak tahu apa itu Damai. Yang penting perut mereka kenyang. “Binatang binatang” ini tidak akan puas sampai negeri ini hancur dimakan habis sama mereka.

========================================
Pengirim : DPT
========================================

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone