EqualComputerAdvisor tak kebagian order dalam beberapa bulan ini. Tidak ada order berarti tidak ada kegiatan. Hari hari sudah dihabiskan untuk utak atik hardware stock bekas punya client yang belum diambil ambil. Hari lainnya sibuk main game bareng dengan sambungan jaringan yang ada. Game perang strategi macam RedAlert2 dalam seri Weather Storm juga sudah tamat. Tapi masih juga waktu tersisa buat bengong. Ngapain ya?

Main game perang sudah bosan. Sekarang mendingan adu perang beneran. Tapi yang perang saat ini adalah software antivirus gratisan. Equal mendownload tiga antivirus dari situsnya masing masing. Mungkin laporan peperangan antivirus ini lebih bermanfaat buat client atau customer ketimbang melaporkan peperangan antara Amerika lawan Rusia di game RedAlert2.

PESERTA ADA 3 :

1. AVG 7 Server Edition
2. Antivir 6 Personal Edition
3. Avast 4.5 Home Edition

VIRUS YANG DIJADIKAN MANGSA :

1. Dinasti Redlof
2. Dinasti Win32:Trojan gen (VC)
3. Dinasti Win32:Pesin atau populer dibilang Puisi Cinta

TIM JURI :

1. Emte, CustomerCare EqualComputerAdvisor
2. NQ, Senior Technician EqualComputerAdvisor
3. Awe, Technician EqualComputerAdvisor
4. Mang Odon, Juri Senior Kelas Berat Dunia versi Bajakan.

MULAI :

Ketiga virus tersebut sengaja dibiarkan merajalela pada komputer tester. Peperangan dimulai…
Ketiga antivirus sudah diinstal sebelumnya dan ketiganya duduk tenang di system tray. Kami pancing dengan membuka windows explorer. AVG terlihat santai saja. Dia sedang asyik memandang guantengya teknisi EqualComputerAdvisor. Antivir6 mulai gelisah. Dia sempat clingak clinguk merasa“seperti ada penampakan, Nih ”. Sedangkan Avast 4.5 sejak kami membuka explorer sepertinya merasa ada yang tidak beres dengan stabilitas nasional. Dia langsung saja keliling memeriksa keamanan sekitar…

AVG masih terlihat santai. Sekarang tidak memandang teknisi Equal, karena dia kami paksa untuk cari virus yang kami selundupkan, “Kerja Kerja Ngapain bengong aje luh ” Pelan pelan ia beranjak dari system tray, menggeliat laksana kucing bangun tidur, dan langsung bekerja pada fokus yang telah kami tentukan. Eng ing eng….,

Antivir6 kami suruh kerja juga. Dia mulai dengan memeriksa memori, dan langsung menuju fokus yang sama dengan peserta lainnya. Clingak clinguk, intip sana intip situ….,

HASILNYA :

Avast sejak awal memang merasa ga nyaman sejak kami infiltrasikan virus melalui CD Program bajakan yang dapat dibeli di Mangga Dua atau Harco seharga 15 25 ribu perak. Setelah sebentar keliling memeriksa lingkungan dia langsung mukul kentongan dan dengan suara yang manis melaporkan, “Warning There is a virus in your computer ” ditampilkanlah display mengenai jenis virus tersebut, ketiga virus tertangkap dan siap dieksekusi. Avast menyerahkan kepada kami untuk urusan eksekusi tersebut, apakah mau dimoving, rename, basmi, atau dibersihkan saja. Kamipun menampung laporannya… belum ditindaklanjuti…

AVG datang dengan menyeka keringatnya, tanpa basa basi dia langsung menyerahkan berkas patrolinya. Sebagai kumendan, saya langsung membaca laporan AVG. Dia melaporkan bahwa telah dicurigai beberapa pihak yang dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas PC ini. iapun meminta izin untuk segera membereskan 2 virus yang ditemukannya itu, Redlof dan Pesin. Ternyata AVG gagal menemukan Win32:Trojan gen (VC). Kebetulan virus yang terakhir ini rada hebat dalam urusan incognito. Dia memakai jaket .exe punya salah satu Jendral yang biasa dipake di PC ini. jadinya AVG rada sungkan untuk mencurigai jenderal .Exe itu.

Antivir6 datang dengan mengangkat display laporan patrolinya tinggi tinggi. Kami langsung saja memperhatikan laporannya, berdasarkan surat perintah kumendan Equal, maka kami telah melakukan tugas sebagaimana surat tugas terlampir. Yang mana daripada kami telah melakukan tugas, maka sudah seyogyanya kami memberikan laporan tentang bagaimana hasil dari tugas tersebut. Maka tanpa mengurangi rasa hormat kami kepada kumendan dan jenderal jenderal di sini, izinkanlah kami melaporkan tugas kami. Ada dua pihak yang harus dicurigai, pertama adalah Pesin dan kami telah menangkapnya untuk langsung didor saja Tak ada pilihan buat virus tersebut kecuali didelete Yang kedua, adalah virus Redlof. Virus ini sudah ada dalam kerangkeng monyet tempat mengurung pesakitan. Kami siap mengeksekusi mati Redlof.

Apa tidak ada lagi selain kedua virus itu yang perlu kalian curigai? Tanya Kumendan Equal kepada AVG dan Antivir6. AVG geleng geleng dan membuka buka kembali laporan yang ditulisnya. Antivir6 dengan tegas menjawab, “Kami sudah bertemu langsung dengan Jendral .Exe barusan. Kami juga periksa dia, sebagai petugas, kami menyadari walaupun dia itu jenderal tetap harus patuh pada prosedur pemeriksaan. Maka diapun kami periksa. Hasilnya, jenderal itu bersih, Pak Tidak ada yang mencurigakan dari penampilan dia. Apalagi jaketnya bagus juga tuh, mungkin belinya bukan di dalam negeri ya, Pak? ” “Hush Jangan ngomongin segala hal yang tak korelatif ” bentak Kumendan Equal.

Antivir6 rupanya terkecoh oleh tipu muslihat Trojan gen (VC). Memang ia sigap dalam membasmi virus lainnya, tapi terhadap virus ini, dia terkecoh. Begitu juga dengan AVG. Dia sama sekali tak menyangka kalau ada pak Jenderal adalah infiltran yang sengaja kami masukan untuk mengganggu stabilitas nasional dari dalam. Avast rupanya lebih teliti dalam bekerja. Hanya dia saja yang melaporkan tanpa tedeng aling aling kalau Jenderal .Exe itu telah terasuki virus Trojan gen (VC). Avast memang tidak mampu membersihkan pak jenderal .Exe dari virus tersebut. Dia hanya punya satu solusi yaitu membunuh jenderal .Exe itu dengan menekan tombol delete. Resikonya, jenderal .Exe tentu mathe dong Avast berpikir kalau jenderal itu layak mati, karena sebagai jenderal yang sudah terinfeksi ia justru lebih bahaya dari pesin atau redlof, dan bahkan dapat menciptakan instabilitas di PC tercinta ini.

PEMENANG :

Dilihat dari respon, kecekatan, kecepatan, dan kesigapan ketiga peserta, kami sebagai kumendan dan juga merangkap dewan juri memutuskan bahwa pemenang kesatu adalah Avast 4.5 Home Edition. Untuk pemenang kedua, tentunya jumlahnya dua. Namanya juga dua pasti jumlahnya ada dua. Mereka adalah AVG 7 dan Antivir6 Personal Edition.

KOMENTAR PRIBADI JURI :

Emte : “Sebenarnya Antivir seharusnya bisa lebih baik. Biasanya apa yang tidak bisa dikerjakan oleh AVG, pastilah bisa dihandle oleh Antivir. Begitupun sebaliknya. Tetapi setelah kedatangan Avast sepertinya kualitas mereka berdua jadi rada menurun di mata saya. Walau begitu saya tetap menyarankan agar user juga memilih ketiga antivirus ini untuk mengamankan PC nya. Dalam beberapa hal, AVG dan Antivir buat saya lebih mudah. Namun dalam hal kesigapan, tentu Avast lebih perkasa Kalo ga percaya, tanya toko sebelah ”

NQ : “Dari ketiga antivirus tersebut, saya berharap AVG jadi jawara. Namun kenyataan berjalan lain. Avast telah membuktikan kerja yang cerdas. Namun secara pribadi saya lebih suka AVG yang mudah untuk diupdate secara manual. Kalau Antivir dan Avast kita hanya dapat mengupdatenya dengan syarat PC terkoneksi dengan internet. Ga bisa manual atawe offline. Jadi walaupun Avast jawaranya, tetap saya merekomendasikan user untuk pake AVG karena kemudahan dalam update database antivirusnya. Ini penting, percuma kita pake antivirus kalau ga pernah ngapdet ”

Awe : “its simple, I like Antivir6 ”

Mang Odon : “Saya tidak dapat berkomentar, sebab dari ketiga peserta itu tak satupun yang bersedia menyogok saya Padahal keputusan saya sangat berpengaruh, tapi mereka bertiga tak mau mengikuti prosedur pribadi saya untuk menjadi pemenang dan saya hebat hebatkan pamornya. Lha saya ini kan juri kawakan yang bertaraf internasional Masa mereka tak menghargai prosedur pribadi saya sih Ya sudahlah, No Comment ”

========================================
Pengirim : mataharitimoer
========================================

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone