WAKTU AKU INGIN BERUCAP

Jam dikamarku sudah menunjukan pukul 00. 17, tetap saja kelopak mata ini tidak mau dikatubkan,memang dan mungkin sudah terbiasa tiap malam semua organ tubuhku bandel untuk diajak beristirahat dijam jam segini.

Aku mulai berpikir mungkin sebentar lagi ada tanggal di kalenderku (hadiah dari pabrik kertas) yang akan menjadi tanggal yang dibilang dimana seseorang mulai belajar menikmati udara dan indahnya kasihsayang. Entah tepat tanggal itu atau sang bundanya lupa, yang jelas pada tanggal 29 Juni nanti gadis yang kucintai akan merayakan ulang tahunnya. Aku hanya diam, sambil melihat kalenderku, tanggal itu akan jatuh pada hari apa.
Aku tak mau terlalu pusing untuk mencarikan hadiah buat dirinya,karena hari itu masih cukup lama kurasa, bahkan aku berpikir aku nggak akan ngasih apa apa, kulingkari angka di kalenderku, tepat tanggal 24 Februari 2004 aku menulis surat ini. Mungkin aku takut nggak sempat lagi tuk ucapkan selamat buat dia.

Aku hanya berangan angan dan membayangkan andai ulthnya kali ini dirayakan sama seperti waktu di masih duduk di bangku SMA, yaitu perayaan ala Tarzan, dihutan . pasti semua akan terdiam dan memandang aku dengan penuh aneh.. He..he..he..aku cuman ketawa kalo memang benar benar merayakan serupa seperti dulu..yang dihadiri komplit oleh sohib sohibku dan temen temennya.

Aku nggak pernah berpikir, dan ndak mau berpikir apa yang akan dia harapkan di hari Ultahnya ini, yang jelas jika yang diharapkan membuat dia lebih baik dan lebih baik lagi dari pada hari hari kemaren, aku akan selalu berharap dan meminta pada Tuhan agar pa yang dia harapkan bisa dikabulkan.

Dimalam ini aku sedang menantikan telepon dari seseorang.. seorang temen jauh yang telah datang ketempatku dan besok pagi dia akan berangkat kembali ke kampong perantauannya.

Sebenarnya aku ingin menulis banyak tentang apa yang aku lakukan dimalam ini, cuman aku nggak kuat lagi tuk nahan ngantuk, karena kulihat jarum jam sudah menunjukan puku 03.46, aku rebahkan badanku yang dibilang oleh gadis yang kusayangi sangat terlalu kurus, akupun tersenyum entah malu atau karena cuek, ya semuanya terserah apa yang ingin dia bilang, mungkin pagi ini aku nggak sholat shubuh

Cuman kalo aku masih dikasih kesempatan olehNYA untuk membuat dosa setelah kubuka mata nanti, ku kan bilang terima kasih kepada Tuhan atas diijinkan tuk berucap

MET ULTAH YANK..
I LOV3 U SO MUCH

========================================
Pengirim : w-tho’ cah ndeso
========================================

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone