bau anggur dari kopi hitam menyeruak, meresap dalam setiap kenangan pemabuk. gejolak berkobar. membakar daun daun kering yang tua menumpuk. asap mengepul dibawa ruang menabrak di dinding kokoh. menjerit sakit. menjadi kata kata yang terpenjara, terasing kenyataan yang penuh kosa kata di luar.

kembali. kuhirup bau anggur menyeruak dari kopi hitam. sampai habis kepergok sebagian oleh udara yang juga mempunyai lebih banyak kenangan pemabuk. gejolak lebih besar berkobar. membakar lebih banyak daundaun kering yang tua menumpuk dimana mana. asap mengepul dibawa angkasa menghantam dimuka langit. menjerit lebih sakit.menjadi kata kata yang tersekap, terpenjara, terasing kenyataan yang penuh kosa kata di luar.

di dalam gelas hanya tinggal ampas. di dalam ruang hanya tinggal malang. di dalam diri hanya tinggal basa basi. bau anggur hanya mimpi

Cilaja Kuningan, 4 desember 2004

========================================
Pengirim : Tito Yulainto
========================================

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone