‘Cerpen’ Archives
Seorang Pelacur dan Supir Taksi
Apakah kau masih akan berkata kudengar derap jantungmu kita begitu berbeda dalam semua kecuali dalam cinta. (“Sebuah Tanya”, Karya Soe Hok Gie, Catatan Seorang Demonstran, Selasa ,1 April 1969) KEHIDUPAN berjalan seperti puisi. Saya senantiasa berpendapat [Read More]
Cinta Dalam Sepotong Kangkung
MALAM tanpa bintang. Jengkerik berderik derik, bercengkrama. Angin mati dan pepohonan tegak kaku. Saya menatap dalam dalam tumis kangkung yang tak habis saya lahap. Potongan potongan kangkung yang ornamental, tercelup dalam kolam kuah yang eksotik berwarna hijau segar, [Read More]
Ketika Kau Tinggalkan Aku…
Tak kurang dari setahun yang lalu kita lewati waktu bersama, seakan tak ada yang mampu menggoyahkan hati kita untuk selalu bersama, kala itu kau dan aku terperangkap dalam sebuah kata”CINTA”yang didalamnya terpatri janji janji yang sampai saat ini tak mungkin ku [Read More]
Kegagalan Demonstrasi
SEJAK dua tahun lalu ia memikirkan tentang demonstrasi. Tepatnya ketika ia masih berpakaian putih abu abu. Ia tidak pernah absen mengikuti berita tentang demonstrasi di televisi. Entah mengapa ia merasa sangat bangga melihat seseorang yang berdiri di antara kerumunan massa [Read More]
Itu Dulu, Ketika Aku Masih Kecil
AKU dulu pernah sangat bangga menjadi manusia yang hidup di negeri ini. Negeri yang memiliki beragam budaya dan nilai luhur. Negeri yang memiliki kekayaan alam yang melimpah. Negeri yang terkenal religius. Tapi itu dulu, ketika aku masih kecil. Ketika aku masih [Read More]
Tuginem : 3 Juta Habis
Berita tentang gempa dan badai tsunami di Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, negara negara tetangga dan sekitarnya tidak membuat perasaan Tuginem terharu. Ia merasa kalau nasibnya tetap saja lebih buruk ketimbang orang lain. Karena itu ia hanya memikirkan dirinya [Read More]
Anak anakku
Kau nakal..kau bandel..dan bahkan terlalu sering mambantah perkataanku Anakku..tahukah apa yang ada dalam pikirku saat ini.. Segenggam kesedihan bila kuingat semua perilakumu.. Setetes tangis bila tersadar mengapa kupilih jalan ini.. Namun, bukankah aku ada disini karena [Read More]
Korupsi
Bab pertama Sepeda itu telah tua. Pernikelan dan tjatnya sudah lama kabur digantikan oleh karat menebal disana sini. Akupun sudah tua. Kebesaran dan keagunganku telah padam. Jang tinggal hanya umurku jang tua dan kelemahan jang tambah lama tambah menggerumiti tenaga. Presis [Read More]
Susah enaknya hidup di kapal
semenjak usia saya kecil saya ingin selalu mendambahkan untuk keliling dunia, dari satu negara ke negra yang lain tampa mengeluarkan biaya yang banyak akhirnya keinginan itu terkabulkan sekarang. Nama saya Nur begitu sapaan akrap teman teman saya, saya dilahirkan dari [Read More]
Janji Hati
Banyak kata yang sebenarnya tertera dalam angan angan..hanya saja selalu terdiam lalu membisu jika ada hasrat tuk ungkapkan semua.. Jika Tuhan kehendaki…cinta itu pasti kan tumbuh di ladang hati sepasang manusia ciptaanNya..dan itulah nasehat untuk diriku sendiri saat [Read More]
Pertemuan Itu
Kemarin aku datang ke kotamu.. Bawa berjuta pertanyaan hati.. Kubertanya pada asap yang kian mengepul.. Haruskah kuteruskan perjalanan ini.. Asap itu kulihat tersenyum.. Langkahkupun kian pasti.. Meski bertahtakan keraguan.. Aku wanita pikirku.. Namun akupun tak sanggup [Read More]
Tangisan Yang Tersisa
AIR mata yang menuruni lereng pipinya dan kemudian jatuh ke laut melewati celah lubang jembatan besi dermaga, setidaknya menambah volume air laut sore itu. Tangisnya pecah, lalu menghambur dalam pelukanku menumpahkan semuanya. Dekapannya bagai cakar rajawali yang [Read More]
Sebuah Pelajaran
“MAS terlalu. Mas jahat ” “Apa salahku selama ini?” “Mas nggak punya perasaan.” “Itu jalan terbaik.” “Baik buat Mas, tidak buat aku.” “Aku nggak mungkin mencintai dua wanita sekaligus.” Tangisnya mulai pecah. Air mata bercucuran. Tes, satu butirannya [Read More]
Pernyataan Maaf Untuk Cinta
Aku tak tahu harus mulai dari mana dan memulainya dengan apa? Kucoba mengumpulkan kepingan hati yang berserakkan. Kucoba merangkaikan tangkai pikiran yang patah. Lalu merekatkannya. Aku tahu hasilnya tak mungkin sempurna. Tapi paling tidak, aku punya kekuatan untuk [Read More]
Cerita Suatu Sore
SUDAH beberapa hari ini hujan lebat mengguyur kota ini. Seperti sore ini, awan hitam tebal menggantung bagaikan sarang lebah. Aku segera merapikan meja kerjaku. Aku harus mencapai halte sebelum hujan benar benar turun. Baru saja aku mencapai gerbang kantorku, tampak dari [Read More]
Wanita Impian
SECARA kodrati setiap manusia menyukai sesuatu yang indah. Adalah sifat manusia ingin memiliki sesuatu yang indah dan sempurna. Tapi mereka tidak pernah berpikir bahwa mereka adalah mahkluk yang kotor. Manusia sering dikotori oleh dosa, ego, kebencian, kemunafikan. Itulah [Read More]
Indah, Peri Kecilku.
Bila orang orang melewati salah satu bangku di taman kota Hening, tepat di tengah taman di depan air mancur berpatung putri emas. Mereka pasti akan menghentikan langkah sebentar untuk melihat ada apa di bangku itu. Tidak ada apa apa, hanya ada seorang gadis cilik duduk [Read More]
Mawar Merah
Pada suatu malam yg tak akan kulupakan itu, Aku mengendarai mobil ke tempat gadis yg kusukai, dgn membawa setangkai mawar. Setelah sampai di depan rumahnya, kutekan belnya dengan gugup “Ding..”, Pintupun terbuka.. Read more on Mawar Merah… [Read More]
Pagar makan tanaman
Siang itu hari sabtu udara sangat cerah sekali…wawan dengan gembira menyambut hari itu dengan secercah harapan…maklum aja dia sedang jatuh cinta kepada seorang gadis pujaannya tari.dia ingin meluluhkan hati tari untuk jadi permata hatinya…namun dia tidak [Read More]

