Kumpulan Cerita Puisi Berbahasa Indonesia
Bocah di tengah jalan
Andai boleh aku memilih kan ku dongakkan sedikit kepala menatap bocah tanpa baju mengusap tangis sesegukkan merasai jaman nan kian merejam Bila sanggup aku meminta ijinkan ku raih sejenak dekapmu di situ ada getaran lara yang tiada pernah kau bagikan bahkan tiada kau [Baca Cerita Selanjutnya]
Ampun….
Begitu hebatnya kamu, begitu mempesonanya kehadiranmu… aku takluk, tanpa daya aku jatuh dalam ketidakberdayaan… tolonglah aku, kasihanilah aku… aku mengemis kepadamu, karena hati yang pilu… ======================================== Pengirim : [Baca Cerita Selanjutnya]
Untuk Satu Cinta
Untuk satu cinta yang kuyakini, biarlah aku lebur hancur dalam pengharapan… biarlah aku luluh lantah dalam penantian… masa yang terlewati, bukanlah apa apa… waktu yang terlalui, hanyalah sebuah realita… aku bangga bisa mencintaimu, aku bahagia bisa [Baca Cerita Selanjutnya]
Yang tersembunyi
Aku tahu kau bingung, Aku tahu kau tak percaya dengan cintaku, Aku tahu kau…….. kau bilang aku aneh, kau bilang kepribadianku ganda….. dan kau bilang, aku…….. aku mengerti sayang, aku paham maniez… dan aku……. Read more on Yang [Baca Cerita Selanjutnya]
Kan kubuktikan kepadamu……
Masih sama, cerita ini masih mengais tentang dirimu… masih sama, rindu yang ada hanya tertuju padamu… masih sama, kalam batinku selalu ingin menggoreskan setiap rasa akan hadirmu dikehidupanku… aku tertatih menujumu, dengan segenap ketulusan cinta yang [Baca Cerita Selanjutnya]
Yang Kutahu
seikat masa telah kulalui bersamamu, dengan berbalut kerinduan, dengan canda dan tawa, semua begitu berarti bagi diriku… aku menikmatinya, dengan segenap rasa ketulusan… yang selalu terhampar, yang selalu ada dalam memori kenangan… Read more on Yang [Baca Cerita Selanjutnya]
Kulepas Kau Kini
KULepas kau kini… kini aku tak ragu… melupakan dan meninggalkanmu… aku memang bukan seperti lelaki yang kau harapkan… yang bisa kau jadikan alat pemuas nafsumu… aku takkan sedih… aku takkan menangis… aku takkan berputus [Baca Cerita Selanjutnya]
Maafkan Aku
Maafkan aku……. Maniez,… aku tau kau kecewa… aku tau kau marah… dan kini kau pasti sangat membenciku tapi,….. tahukah kau? aku sangat mencintaimu… aku selalu berdoa… Ya Allah, kalau kau memang ditakdirkan untukku semoga aku [Baca Cerita Selanjutnya]
Logika vs Perasaan
Seketika ciptaan Nya bergumam tentang artinya Rutinitas halusinasi terlempar dari siku rasio dan kehendak Kekakuan menjadi keluwesan,sungguh aneh Bagai bahasa tak terjemah dalam kebuntuan Seperti 2 sisi yang berbeda Membentur harapan tanpa kemungkinan Tanpa akhir,lelah kata [Baca Cerita Selanjutnya]
Entah
TERBAKAR AKAN ATAP RUMAHKU… TERLIHAT MELELEH SEBUAH SOFA BIRU… SEMUA TERLIHAT HITAM TAK BERBENTUK MEGAH… TAK ADA SENYUM LEBAR DI ANTARA WAJAH… HANYA MENANTI APA YANG TERJADI … MENUNGGU DAN MENUNGGU DI HARI DEPAN… KEDINGINAN DAN MENGGIGIL [Baca Cerita Selanjutnya]
Kasih
Jujur…. Aku tak layak… Terlalu mempesona Andai aku bisa katakan Tidak… Disini Begitu dekat.. Hanya aku terlalu bodoh Begitu sejuk Bagai sentuhan air Begitu sejuk bagai belaian angin Oh…. Apa yang kurasa… Atau hanya [Baca Cerita Selanjutnya]
Serat Biru Persahabatan
Malam ini, Sahabat biarkan bulan bintang melihat aku terpekur di jendela kamar ukir kenangan indah mulai samar Betapa indah cerita tercipta membuat iri seisi dunia kau, aku rajut ikatan kita tak kan terpisahkan Read more on Serat Biru Persahabatan… [Baca Cerita Selanjutnya]
Ikhlas Ku
saya iklas asal kamu bahagia nikmatilah cintamu dengan orang yang kmu pilih siapapun dia, aku yakin dia sangat berarti bagimu selamat sayang…. akhirnya kamu ngedapatin tambatan hatimu… ingatlah…. saya tetap cinta dan sayang sama kamu…. Read more on [Baca Cerita Selanjutnya]
Pisah Sementara?
Pisah sementara?… Dikala pagi itu .. Mentari masih enggan menunjukan ubun² nya.. Dikau memutuskan akan pergi.. Kita berdua tahu.. Itu harus terjadi .. Demi masa depan mu atau kah masa depan kita� ? Read more on Pisah Sementara?… [Baca Cerita Selanjutnya]
Kencan Sang Penguasa
Meng angguk � angguk bak Unggas Balam… Merentang tangan.. Membagi perintah.. Mata sayu arah ke saku� Wajah bak kebapak tirian� Tawa gelegar d selalu di gelar.. Duduk di kursi bak sorang Raja.. Hanya satu mereka lupa.. Waktu kampanye penuh janji.. Read [Baca Cerita Selanjutnya]
Purnama
Annis sayangku Ketika malam telah turun sempurna, suara dengkur dikamar sebelah tidak dapat memejamkan mataku, hatiku kian gelisah, entah kenapa seolah kabut malan merenggut hatiku yang kian hampa. Malam makin larut, hatiku tenggelam bersamanya, dalam wujud jiwa yang serupa [Baca Cerita Selanjutnya]
Lorong Cinta
Wini Tahukah kau, ketika kau katakan bahwa tidak ada rasa cinta lagi dalam hatimu, sehingga aku dibuatnya terkejut dan marah. Tahukah kau ketika kau pergi dan mendapati hatimu tlah berpaling dariku. Read more on Lorong Cinta… [Baca Cerita Selanjutnya]
Mawar
Rani Dikedalaman jiwamu, tumbuh semerbak bunga wawar yang kelopak matanya terangkum tiap tetes embun, tetesan embun itu adalah cermin cahaya karena engkau menyatu dengan cahaya, menyejukkan hati yang putus asa dan memberi bimbingan bagi jiwa yang tidak mengenal jalan, [Baca Cerita Selanjutnya]
Cinta yang Hampa
menghitung hari dengan jari menghitung waktu dengan fikiran apakah ini akan terulang kembali cinta yang ku rasa pada saat seperti ini sangat menyakitkan apakah mungkin cintaku dengannya sedang banyak cobaan cinta yang dihampakan oleh seseorang membuat semua insan di dunia [Baca Cerita Selanjutnya]
Mengertikah ?
jalan hidupku telah terlewati bersamamu malam2ku indah saat kau di sampingku tak lagi ada yang mengerti tentangmu selain aku dan tak sedikit waktu yang terbuang untukmu… bukanku menginginkanmu tuk membalas ku tak bermaksud tuk berikan rasa iba mu untukku tapi [Baca Cerita Selanjutnya]

