Kumpulan Cerita Puisi Berbahasa Indonesia
Cinta ini untukmu
Bila kau tanyakan seberapa jauh cintaku Tak ada yang dapat kukatakan tuk buktikannya Aku hanya dapat menunjuk Gunung Bromo Berharap kau melihat bunga edelweis disana Mungkin ia tak secantik bunga lainnya Namun ia tak mudah layu seperti bunga lainnya Demikian pula rasa cinta [Baca Cerita Selanjutnya]
Aku
aku dan sekelebat cerca semalam selangit isak terlontar di pelupuk dan bintang hanya memertawai, begitupun bulan dan dirimu aku dan seribu kata cerca tentang mereka tentang dirimu aku…. makassar, 20 november 2006 Read more on Aku… [Baca Cerita Selanjutnya]
Laki laki di balik senja
laki laki di balik senja siapa dia? laki laki bertangan buntung dia siapa? laki laki tanpa harapan siapa dia sebenarnya? ketika kulangkahkan kaki menghampiri sejumput tangis mekar dari pelupuknya kata kata lirih berbalun dari bibirnya melumpuhkan keangkuhan juga tirai [Baca Cerita Selanjutnya]
Kita dan sekuntum mawar
lihatlah malam ketika kita bersama sekuntum mawar di persimpangan jalan di jalan hati yang tak bercabang wajahmu menumbuk rembulan hasratku memapah falak bertabur bintang ketika malam kian menyelar merangkul hening saat semua mimpi bagai disuguhkan kehadapan [Baca Cerita Selanjutnya]
Hanya untukmu kekasih hatiku
bila hati sebening embun bila ucapan seindah irama bila waktu trus menyita walaupun jerat menghalangi ku kan tetap setia kata kata indah tlah terangkai dalam hatiku kugoreskan dengan pena bertinta hitam diatas kertas putih nan bersih kurangkaikan menjadi bait bait [Baca Cerita Selanjutnya]
Sayap Patahku
Ketika sayap sayap terpatah Angin menghempasku Kuharap dirimu bantu aku Namun….. Tak sepatah katapun terucap Masih ingatkah kau akan diriku? Masih ingatkah kau akan jalan disana? Masih ingatkah kau akan surau disana? Tentunya kau tak kan ingat Read more on Sayap [Baca Cerita Selanjutnya]
Badut ialah aku
Di tengah siang yang terik Aku berdiri di antara mereka Mereka menatap ku dengan tajam Merekapun menertawakanku aku bukan badut di tegah siang aku ini bukan badut tontonan aku ini bukan untuk bahan tertawa diam… Berhenti lah kalian Aku ini hanya gadis bodoh yang [Baca Cerita Selanjutnya]
air mata untuk ibu
jatuhkanlah air matamu di tungku keangkuhanku terbangkan pula selaput asa tentang diriku di sini kutemuai jiwaku yang kaku menumbuk cahaya malam dalam buaian bisu kukenang namamu air mataku bagai ditumpahkan langit yang angkuh Read more on air mata untuk ibu… [Baca Cerita Selanjutnya]
Wanita berkain lusuh
cinta selalu memenjarakan kelebat jiwa ketika mimpi terkuak di malam tanpa syair saat purnama pecah dalam haru dan tergeraklah nyiur menerbangkan hasrat wanita berkain lusuh wanita yang menyelubungi jiwa terpancar cahaya ranum di balik wajah yang sayu malam telah [Baca Cerita Selanjutnya]
Siluet Duka
dialah bayang bayang kelam gambaran separuh jiwaku di cermin buram samar hitam bagai fatamorgana di hamparan debu dialah goresan luka yang melukiskan cinta di setiap dinding rumah batinku abstrak suram bagai puing puing kenangan yang kau campakkan di tebing [Baca Cerita Selanjutnya]
Cincin Coca Cola
Bintang berkelap kelip bulan seakan bersenyum aku yg duduk didepanmu seakan tidak tau harus bagaimana saat kau pakai tarikkan pembuka coca cola jadikan cincin…. pakaikan kejari tanganku… tanya padaku bolehkah…. untuk selamanya disaat itu aku tiba2 jatuh [Baca Cerita Selanjutnya]
Ruang aspirasi
bicara.bicaralah dalam ruang kosong sampaikanlah aspirasi walau receh yang bertabur bicaralah asa ini asa kita bersama yudi,Medan 11nov06 ======================================== Pengirim : yudi ======================================== [Baca Cerita Selanjutnya]
Menunggu Hari
Saat ini aku tak lagi ada Entah esok Mungkin aku jauh menempuh waktu Yang tiada batas kerinduan ======================================== Pengirim : dedi setio putranto ======================================== [Baca Cerita Selanjutnya]
Seperti Apakah Cinta?
Seperti apakah cinta ? Apakah seperti yang selama ini kurasakan Penghinaan makian dan juga pengkhiatan Sedangkan (Aku) yang tak layak dicintai Selalu mengagungkannya ======================================== Pengirim : dedi setio [Baca Cerita Selanjutnya]
Seminggu Perjalanan Cinta
Enam hari yang indah Berdua arungi lautan Berdua pun menapak badai Digulung gelombang pasang Hal hasil, akhirnya terkikis Jikalau akhirnya menepi Tiada guna daratan berpijak Karena malam ini tanpa bulan Malam ini tanpa sinar bintang Malam ini, malam ketujuh perjalanan [Baca Cerita Selanjutnya]
Sebutir Embun
Sebutir embun tersapu angin Mengalir diujung daun kenanga Lalu jatuh terkuai membelah bumi Sejak itu… Bunga bunga berguguran Menggenangi gerbang dua belas Jakarta, 1994 (SMPN12) Buat Sobat Aji di surga ======================================== Pengirim : dedi setio [Baca Cerita Selanjutnya]
Clubbing
kala aksi disk jockey merangkai nada nada sumbang yang membakar gairah setiap jiwa dan melantunkan musik gila untuk tarian setiap diri hentak irama trance pun menggetarkan arena dunia gemerlap …di tengah hingar bingar suasana clubbing kau dan teman teman menarimu [Baca Cerita Selanjutnya]
Tidak Biasa
Tidak biasanya kamu cuek Tidak biasanya kamu begitu Ada yang berubah dengan kamu Dan aku tau itu apa Kau tak lagi mencintaimu Akhirnya kamu minta kisah ini berakhir Aku mengerti, itu memang yang terbaik Apa artinya mencintaimu, Sedangkan kau berusaha lupakanku Read more on [Baca Cerita Selanjutnya]
Kamu Abadi Di kertas
Sebuah tulisan diasaat aku merindu Menggambarkan dirinya dalam ungkapan Mengabadikannya dalam goresan tinta bolpoin Semuanya tertulis hanya dari kejujuran hati Hanya dari dirinya yang kucintai Dan karena dirinyalah hatiku juga tak kosong lagi Read more on Kamu Abadi Di [Baca Cerita Selanjutnya]
Semalam Bintang tak Bersinar
Kemarin malam Tanganku tanganmu berpautan Malam ini Tanganku tanganmu berbelenggu ======================================== Pengirim : dedi setio putranto ======================================== [Baca Cerita Selanjutnya]

