Aku baru saja duduk dengan anak kecil usia 7 tahun. Sehari hari bertempat tinggal di gelanggang remaja Senen. Ia mempunyai Ibu yang setengah gila karena ditinggal pergi suaminya.

Selain sekolah, ia harus mengamen di lampu merah. Ia kumpulkan uang itu untuk makan dan sisanya untuk bayar sekolah. Meskipun demikian ia tetap dibantu oleh seseorang, meski ala kadarnya.

Ternyata di sekitar ini masih ada anak kecil yang tegar menjalani hidup ini. Aku teringat ketika dulu seusianya aku hidup tidak demikian. Oleh karena itu terbetik hatiku untuk peduli dengan anak itu.

Aku punya tas dan pakaian. Aku serahkan kepadanya. Aku akan didirikan sekolah gratis untuknya. Dengan itu, wujud aku pernah hidup di dunia ini.

========================================
Pengirim : Mulyadi
========================================

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *