begitu berat tanggung jawab yang dipikulnya
hingga kedua pundak terasa tersayat dan terbelah
kadang matahari saja enggan untuk melihat kami
yang berjalan dengan berderak menekuk lutut di tanah
lalu ketika itu juga manusia diberi kekuatan
dan manusia diciptakan begitu pintar dan bodoh
tercipta begitu indah dan buruk
begitu hitam dan putih, semua berjalan sambil beriringan

terkadang pernah aku melihat pohon pohon disana
merunduk dan teteskan air mata
ini semua karena manusia terlalu pintar
disana juga aku lihat air air enggan lagi keluar dari persembunyiannya
semua karena manusia yang penuh kuasa tertawa terlalu keras
lalu aku lihat juga awan mendung telah enggan berkumpul dan membiarkan matahari bersinar begitu terik
itu semua karena masih terlalu pintar hingga cenderung ceroboh

ya…manusia telah menjadi kuat
dan cenderung penuh kuasa hingga lupa bernafas panjang
ia tidak mendengar rintihan pohon ketika ditebang atas nafsunya
ia tidak merasakan air bersembunyi dari keserakahannya
dan awan mulai enggan mendekat karena kuasa manusia hingga menikam setiap nafas awan yang tersembul dari keringat dunia

yah kala manusia menjadi kuat
bumi menangis dengan kerasnya
maafkanlah kami manusia ya alam
mudah mudahan besok pagi kami sudah bisa menjabat tanganmu dengan erat

========================================
Pengirim : penulisgila
========================================

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *