Di suatu hari awal Mei 2004

Rintik hujan membasahi bumi jakarta ini.
Seolah ia tahu tangis batin yg kualami,
Saat kabar pernikahanmu kudengar pagi tadi.
Aku tak menyangka,kau benar2 telah pergi.

Satu…dua..hingga tiga tahun kabarmu tak kudapat.
Baru di tahun ketujuh kita bertemu.
Dan itupun kau tak mengenaliku.
Entah kau lupa,Atau sengaja melupakanku.

Kini 9 thn sudah kita berpisah sejak tamat SMA.
Dan inilah akhir dari penantianku yg tak berujung.
Kau titipkan semua kenangan untukku, dan kau pergi bersamanya.
Tanpa kau tau,betapa kecewanya aku.

Aku tak menyangka,
Apa yg kutuliskan dlm diaryku 9 th lalu,
Kini tlah menjadi kenyataan.

Tapi biarlah…Aku relakan kau pergi jauh.
Mungkin akulah yang bersalah
Karna begitu pengecutnya aku terhadapmu.
Aku berdoa,Smoga kau bahagia bersamanya.

Ya Allah, andai ini memang takdirMu
Atau jawaban atas kegelisahanku.
hamba yakin,Kau tlah mempersiapkan yang terbaik untukku. Amin

(teruntuk seseorang yang menunngu jawabanku,
maafkan aku yang mungkin tlah membuatmu lelah)

========================================
Pengirim : enniliz
========================================

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *