Ada kumbang yang meremaja
Yang selalu mengepakan sayap
Dalam setiap harinya
Dibenaknya yang ada hanya bunga
Bunga dan bunga ingin dia cari
Sampai kepalsuan yang lugu
Dan kata rayuan yang meracuni
Ia tak pernah peduli
Sebelum bunga layu dalam jemari
Namun tiada pernah kumbang merusak
Keindahan dan keaslian bunga
Hanya sekedar bunga ingin
Bisa menikmati senyum bunga.
Masa remaja perlahan pergi
Sang kumbang mulai befikir
Sampai kapan permainan hati kan berakhir
Sedang dosa dan paras yang menua
Ingin menambatkan pada bunga yang siap
Untuk bisa menikmati masa hidup.
Dalam malam yang tiada bintang
Kumbang teringat akan satu bunga
Yang harum semerbak dan berpesona
Rasa itu tumbuh subur dalam sekejap
Rasa itu begitu kuat membelit hati
Bunga itu ingin aku miliki, bisiknya.
Kumbangpun terbang tinggi di siang hari
Menuju taman dimana bunga bersemayam
Setelah jumpa kumbang patah hati
Sang bunga kokoh tak mau termiliki
Sayap patah sebelah kumbang pasrah
Ia kini tak bisa terbang
Ia melata pulang berpeluk kesedihan
Kumbang meratapi akan pelik jalan nurani.

========================================
Pengirim : Kotarom Minami
========================================

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *