selayang pandang sosok montok terbuai lunglai ;
alunan kecapi malam berdenting
tersibak keras jiwa kekeringan
merangkak menuju pantai rasa
merindu cengkraman bola salju malam
aduhai…
dikau bidadari…
mengapa terseok melangkah menuju Bunda ?
……………. hening
bilur bilur merah tertanam mentah
dari sana muncul jerit susah sesah
ranting kering penuh karat
menunggu nazar menjemput maut
tiada daya raga berasa
……………. hening
berbisik lirih Maria dalam teduh,� ambillah sumber kehidupan�ku�
minumlah sepuasnya dari mata air kesejukan
siramlah taman purimu yang keronta
usirlah gerah kembali ke asalnya �
syalom, 250401
========================================
Pengirim : gendhotwukir
========================================