Month: September 2004

Sebaik baik Jawaban Atas Kritik

Sebaikbaik jawaban terhadap kritik dan koreksi adalah evaluasi diri dan segera memperbaiki diri. Karena bukti perubahan diri merupakan jawaban yang tak terbantahkan dan menguntungkan. ======================================== Pengirim : IVAN SUHENDRA ========================================

Kasih, Malam ini Aku Datang

KASIH…..MALAM INI AKU DATANG LAGI MENGUNJUNGIMU DENGAN SETIA SEPERTI MALAM MALAM DAHULU YANG SELALU SUNYI KASIH……… MALAM INI AKU MENGUNJUNGIMU LAGI SEPERTI HARI HARI YANG LEWAT SEPERTI MINGGU DAN BULAN…

Bukan yang terbaik

Hhhhh….entah harus memulai dari mana. Karena apa yang kurasa skarang ini aku sendiri tak tau. Apakah aku bahagia atau sebaliknya? Aku kenal kamu dari mirc, pertama kita cuma sekedar teman.…

Hari ini dan Akan Datang

sesuatu yang kita lakukan saat ini akan saat berpengaruh di masa yang akan datang. mungkin ini memang hal kecil tapi hal inilah yang sangat mempengaruhi kehidupan selanjutnya. ======================================== Pengirim :…

Maafkan Aku

maafkan aku….. setelah kubaca tulisanmu itu aku menjadi bingung, menanggapi semua pernyataan….. dan kata kata mu aku tidak menyangka kau begitu sayang padaku sejak dulu aku merasakan perhatianmu lebih padaku….…

Tiga Jagoan Mati Semua

Ada tiga orang pemuda yang gagah berani mereka termasuk tiga serangkai Jeger dikampungnya orang lain tidak ada yang berani melawan ketiga pemuda ini meskipun diantara mereka pun sering terjadi perselisihan…

Tak lahir puisiku pada klimaks

untuk orang orang yang mati karena kezaliman apa yang bisa terucap saat hati telah mati katapun tak mampu mewakili ekspresi terlalu bias terlalu sempit memenjara arti mampukah kata mengganti harga…

Aku,Kau dan Dia

Tuhan… Apa yang terjadi padaku? Mengapa aku menjadi wanita yang selama ini kukutuk Mengapa aku harus berada diantara mereka Mengapa ada kata aku,kau dan dia Mengapa dulu kita berpisah karena…

Ingkar

Pernahkah kamu rasa…………….. kebohongan menutup sanubari………….. tatkala hati mempertanyakan kejujuran.. mungkin hanya sebatas kata………….. tetapi ternyata memilih untuk menelan kegetiran. Pahit….namun hanya hati yang merasakannya. Tataplah sosok yang sedang merindu……