Month: November 2004

Mimpi Adikku

Adikku telanjang di atas kasur. Menatapku mataku berharap sesuatu yang tak kumengerti. Aku berdiri terpaku. Apa yang harus kulakukan sekarang. Aku melangkah maju. Puji Tuhan Apa yang sedang kupikirkan sekarang.…

Harapku Padamu

Ketika matahari membentuk bayangan aku dan kau Harapku� Kau seperti yang dulu Merasakan cinta yang utuh Saat kau memulai bersamaku Mengikat sesuatu Dan bila ketika malam membeku Harapku� Kau tak…

doa

doa adalah nyanyian jiwa yang akan mengantarkan kita pada singgasana keagungan tuhan, meskipun didalamnya terhimpit nyanyian seribu jiwa. ======================================== Pengirim : Ria ferrari ========================================

Semoga

berharap engkau mau mengerti karna tak ada lagi kata dan ucap beginilah aku … ingin kutunjukkan padamu tapi… aku tak tau bagai mana aku menunjukkannya kata puitispun tak pernah usai…

Anak Ayam

Belum pukul enam pagi. Endah kecil beranjak dari tempat tidurnya. Pikirannya terpusat pada ayam di kandang orang tuanya. Sisa kantuknya sekejap lenyap ditelan ingatannya pada keluarga baru ayam kampung. Kemarin…

Pulanglah, Pulanglah

: merindu pulau Bangka tercinta kudengar dendang melayumu hati siapa tak akan terpaut lagumu menghasutku tiyungkuning menyanyi rancak nyiurnyiur berdencak dambus permadani pasir putih menanti diri ini hamparan laut menunggu…

Sesuatu yang Tidak Disukai Ibumu

: catatan seseorang Di kerling rembulan lunglai Kaukisahkan padaku Tentang apa yang tak disukai ibumu Dan apa yang tak kausukai dari ibumu Keraguanmu Kecewaanmu Keresahanmu Juga segala mimpimu Berteriaklah kau…

Pulangkan Jiwa Bersyukur

angka angan berbaris di atas kertas menutup jalan jemari menjejakkan aksara tanpa hirau kelelawar pada gelisah induk ayam sampai surya menghisap habis embun di pucuk rambut, di paruh burung prenjak…

Perpisahan Denting Piano

denting piano menggiring gaun pengantinmu gugurlah dedaun reranting kelopak kering terpelanting, terbanting, terbaring menutup jendela pintu lapuk mengatup bibir batin antara kita mengunci gerbang matahari tinggalkan angin bergetar menampar dinding…

Membaca Luka

terlalu sering kubaca raung luka pada lapuk kala kristal airmata mengais iba mengiris rasa telah kubaca lukamu seraya kusembunyikan senyumku berkacak di hadapan kaca benggala sisiri garisgaris wajah goresan kukukuku…