Category: Puisi

Kumpulan puisi, sajak, poem, pantun, parikan ataupun kidung yang indah dan menarik hati

Jendela hatimu

ingin kurenung matamu, jendela hatimu. ingin kusentuh lembut arah pandangmu. merasakan jauhnya kembara hatimu. biar kupahami kemana dia menuju. ingin kumengerti semuanya. hingga tak ada lagi tanya. ======================================== Pengirim :…

Labirin

kupacu waktuku untuk lupakanmu. kukayuh hatiku untuk segera tinggalkanmu. aku disini tapi jiwaku selalu bersamamu. tidak pernah bisa lupakanmu. imajiku tertanam di sosok bayangmu. kebimbangan ini..kenapa semakin yakinkanku akan makna…

Hujan Rindu

menitik air menggenang sudut sudut jalan. membasahi pucuk pucuk daun, menggigil, membeku. cahaya matamu masih hentikan langkahku, imajiku. rindu yang terakhir telah kukabarkan. kutitipkan pada pucuk pucuk daun yang basah…

Debu esok pagi

debu… lusuh terbuang sunyi… dingin mengabut terdera hati intuk suci jangan kau kejar ombak yang menjauh biarkan saja karena dia pasti kembali lalu, kenapa masih ragy? tersenyum sajalah untuk hari…

Diantara Dua Cinta

bila aku bisa memilih diantara dua cinta cinta yang manakah yang harus kupilih bila memang aku harus memilih berilah aku pilihan yang tepat tanpa aku menyakiti dan melukai hatinya…. lebih…

Tak Pernah Kembali

Jangan kau habiskan malam untuk mengeja namaku jangan pula singgahi rumah batinku yang penuh debu aku kini berumah jauh di perut bumi berpaling wajah ke arah timur terbujur kaku seperti…

Cemburu

Sial…. cemburu ini tak mau ku kubur bunuh kau dalam tikaman siksa meski ku tahu engkau setia ======================================== Pengirim : Dino F. Umahuk ========================================

Batas Pelarian

Jakarta memaparku sangat perih ini hidup sudah penghabisan di batas pelarian yang purba tangis masih juga ku tahan Jakarta menawanku dalam sangkar kaca ini nafas tinggal satu satu dalam pelukan…

Mendua

telah kuhabiskan malam untuk mengeja namamu telah kusinggahi rumah batinmu yang penuh debu demi mambasuh segala luka di pematang waktu lalu mengapa kau palingkan wajah itu saat senjaku mengetuk bayang…

Pengorbanan

kado ultah buatmu cahaya yang kau titipkan di hatiku tak pernah usang dibuai waktu meski cinta dan asa yang kita punya harus kutebus dengan airmata ======================================== Pengirim : Mahadhewi ========================================