Cinta Tak Pernah Cemas
Jangan cemas dengan cintamu aku sungguh berdiri di batas yang sangat rapat ketika kau jentikkan jemari cintamu sungguh kuraba itu dengan bara di hati dan cicak bercumbu di dinding kamar…
Intisari Cerita Indonesia
Kumpulan puisi, sajak, poem, pantun, parikan ataupun kidung yang indah dan menarik hati
Jangan cemas dengan cintamu aku sungguh berdiri di batas yang sangat rapat ketika kau jentikkan jemari cintamu sungguh kuraba itu dengan bara di hati dan cicak bercumbu di dinding kamar…
Hari hari terus Berjalan Tanpa Dirasa dirimu hilang Jauh dari pandangan mata Hampa rasanya Hidup tanpamau Jam terus berdetik Waktu terus berjalan Dalam perantauanku Sendiri menjalani Kuberharap kau ada Awan…
Tuangkan, Tumpah temapah, entah. Barat mengumpat, Selatan menekan. Hitam, sendiri bersama diri. Amarah merah mewarnai Darah, beku menusuk nadi Dimana aku kini Terdampar ditelan bumi. Gue bukannya belum pernah merasakan…
sinar pagi membuyarkan mimpiku aku berteriak pada apa saja yang menghampiri aku terbakar melepuh semua kulit dan nadiku hanguslah semua daging tulangku. tidakkah engkau kasihan kepadaku? anjing kumuh menghampiri mengendus…
Lelaki menggali mimpi di sudut danau menanti biduk diantara riak dan desau pohon sagu dia lelaki penggali mimpi Lelaki menati janji di bahu senja sedang malam menabrakkan pekat tanpa nama…
Cinta itu datang membawa sejuta makna pada diri ini Memporak porandakan kebencian dan kebekuan yang telah lama mati Sinaran cinta itu memberikan setitik cahaya agar aku terus berjuang untuk hidup…
Jangan kamu menangis, sayang Biarkan bulan itu pergi dibawa awan hitam, relakan saja Meskipun kita tak tahu entah berapa lama lagi kita kita bisa mengulang saat seperti ini Menatap rembulan…
Sayang… aku lupa satu hal yang ingin kuceritakan. Tentangku. Tentangku yang usang di sudut bumi Tentangku yang berani mengajak lari dari luasnya gurun yang terik Tantangku yang hanya mampumembanggakan nestapa…
Di Hari Ini Mengingat Dirimu Pandangi senja yg Merah Jingga Saat saat Seperti ini Kuiingin kau ada di samping ku RindukaN aKu yg SeLaLu MeNanTimu YaNG TaK perNah LeTih UntUk…
Kotaku kini genangan duka air mata telah kering kami hanyutkan bersama putusnya persudaraan dan kasih sayang lebih tiga tahun lalu dan kemanusiaan disini hanya seonggok sampah yang berserakan di jalanan…