Ya, kenapa airmata,
Harus airmata
Bukan mata bersinar
Mata berbinar
Bukan embun ganjaran fajar
Kenapa airmata jadi senjata katakata
Elegi hati, elegi situasi
Menembaki empati dan emosi
Bahkan jadi mesiu
Meluncur pada sasaran
Atau nyasar
Runtuhkan bongkahan salju di puncak diri
Gugur
Gugur
Gugur
Mengguyur ranahranah ego serta ruh
Persinggahan hakikat diri
Maka, kenapa airmata
Terus kaulinangkan pada puisi?
bumiimaji, 2004
========================================
Pengirim : agts wahyono
========================================