Tuhan
Belum jua
Tapak tapak langkahku
menjejak pada tanah
tanah, dimana rumahku berada
Tuhan
Belum jua
Tubuh yang gontai ini
merebah lemah diatas dipan
dipan yang hangat dan bersahabat
Tuhan
Belum jua
Peluh peluhku meluruh
luruh, dari cekungan kulitku
yang serasa kian melepuh
Tuhan
Belum jua
Bibir ini berpadu satu
pada bibir istriku
yang sesak karena gincu
penuh rindu
Tuhan
Belum jua
Kubasuh peluh peluh milikku
membasahi kerongkonganku
yang cekat lekat karena dahaga
Tuhan
Belum jua
Kurengkuh penuh
mungilnya tubuh
tubuh, buah hatiku yang rapuh
yang mengisak riak riuh
tapi Tuhan
Mengapa telah
Tubuhku ini, kauremah remah
dan mengamit, jiwaku yang kalah
kembali dalam, ketanah……

========================================
Pengirim : Jatayu
========================================

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *